Dinas Pendidikan Garut Geram "Diduga Oknum Kepsek Pungli" di Saat Hendak Perpisahan

Kabid SMP Teguh Iman Pribadi


MPI, GARUT | Setiap tahun selalu orang tua siswa siswi mengeluh apalagi pihak oknum kepsek meminta sejumlah uang untuk perpisahan, yang menyebabkan beban Orang tua bertambah.

Oknum kepsek selalu tidak jera melakukan Pungli melalui komite sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut Asep Wawan melalui Kabid SMP Teguh Iman Pribadi memaparkan bahwa kepala Sekolah sudah di peringati , " Jangan coba coba meminta uang kepada orang tua siswa siswi melalui komite sehingga dapat memmebankan kepada orang tua siswa siswi.

Lanjut Teguh memang masih saja ada kelakuan Oknum kepsek lakukan pungli.

Jika perpisahan siswa siswi di jadikan mengeruk keuntungan, " oknum kepsek , dengan dalih untuk map ijasah, foto, piagam atau hadiah para guru dan infak tidak di benarkan "?

Sudah diperingati kepala sekolah oleh kepala Dinas Pendidikan terus berulang kali masih melakukan berbagai pungutan , dengan dalih orang tua siswa siswi.

Semua itu di larang, memang hal itu masih bandel kepala Dinas pendidikan bapak Asep Wawan, tidak akan memberikan kelogaran terhadap oknum kepsek dengan kata harus di copot Jabatan kepala sekolah menjadi guru kembali.

Sekolah mengadakan perpisahan yang sederhana tidak belebihan.

Ditempat yang sama Beny Kasi Kesiswaan Tingkat SD Kabupaten Garut juga mengatakan yang sama, tidak boleh perpisahan meminta kepada orang tua malau pun atas dasar kehendak Komite dan segelintir orang tua yang mampu.

Raminto dari Relawan Peduli Pendidikan Indonesia ( RAPI) menegaskan bahwa sudah tidak ada lagi.

Oknum kepsek memeras Orang tua siswa siswi melalui komite atas dasar sudah ada kesepakan dengan para orang tua siswa siswi.

Rappi setuju dengan sikap dinas pendidikan dengan tegas, akan pecat kepsek.

** Sanusi Cahyadi 

0/Post a Comment/Comments

TOTAL VISITS :